CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

Bupati Ahmad Yuzar Dorong Hak Cipta Batik Khas Kampar

Teraskampar.id - Memperingati Hari Batik Nasional yang dirayakan setiap tanggal 2 Oktober, Pemerintah Kabupaten Kampar mengambil langkah konkret untuk memperkuat industri kerajinan lokal. Pemkab Kampar berkomitmen penuh memberikan perlindungan hukum terhadap motif-motif batik khas Kampar sebagai bagian tidak terpisahkan dari kekayaan intelektual serta identitas Budaya daerah.

Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., menegaskan bahwa Kabupaten Kampar memiliki potensi batik yang sangat besar dengan motif serta karakter yang kaya akan keunikan tersendiri. Oleh sebab itu, keberadaan para pembatik serta rumah batik di seluruh wilayah Kampar harus terus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah agar mampu berkembang pesat, memiliki daya saing tinggi, dan memperoleh perlindungan hukum yang sah.

Langkah Strategis Perlindungan Hak Cipta Motif Batik

Menurut Bupati Ahmad Yuzar, batik khas Kampar bukan sekadar produk kerajinan tangan biasa, melainkan cerminan identitas dan warisan budaya yang sangat berharga. Atas dasar itulah, Pemkab Kampar bergerak cepat untuk menjaga, mengembangkan, sekaligus memfasilitasi perlindungan hak cipta bagi seluruh motif batik khas daerah.

Langkah strategis yang kini tengah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar meliputi pendataan menyeluruh terhadap seluruh rumah batik yang beroperasi di wilayah Kampar. Selain itu, Pemkab Kampar juga memfasilitasi proses pendaftaran hak cipta motif batik melalui kolaborasi erat dengan Dekranasda Kabupaten Kampar, para perajin lokal, serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau.

Dengan adanya kepastian hukum melalui sertifikat hak cipta, para perajin batik di Kampar akan mendapatkan jaminan perlindungan penuh dari potensi penggunaan atau klaim motif tanpa izin oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Peninjauan Enam Rumah Batik di Kabupaten Kampar

Sebagai bentuk dukungan nyata pada peringatan Hari Batik Nasional ini, Bupati Kampar juga turun langsung meninjau enam rumah batik yang tersebar di sejumlah titik di Kabupaten Kampar. Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk melihat secara langsung proses produksi, kreativitas para pembatik, serta memetakan potensi pengembangan batik lokal ke depan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran pejabat penting daerah dan perwakilan instansi terkait, di antaranya:

  • Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Kampar, Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar
  • Sekretaris Daerah Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si.
  • Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja sekaligus Ketua Harian Dekranasda Kampar, Edward, S.E., M.Si.
  • Analis Kekayaan Intelektual dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Aditya dan Rani
  • Sekretaris Dekranasda Kampar Agusni Mariani dan Bendahara Dekranasda Kampar Mesissya Assegaf

Mendorong Ekonomi Kreatif dan Kebanggaan Daerah

Bupati Kampar berharap momentum Hari Batik Nasional ini menjadi pemicu semangat bagi para perajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk Batik Kampar. Pengembangan batik di Kampar tidak hanya diarahkan pada peningkatan aspek produksi dan pemasaran semata, melainkan juga difokuskan pada pelestarian nilai-nilai budaya luhur serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Dekranasda, perajin, dan Kemenkumham Riau, diharapkan seluruh karya batik khas Kampar dapat terdata rapi dan terlindungi secara legal, menjadikan batik Kampar sebagai kebanggaan masyarakat yang berdaya saing tinggi.

Sumber: Media Center Kabupaten Kampar

Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bupati Ahmad Yuzar Dorong Hak Cipta Batik Khas Kampar
  • Bupati Ahmad Yuzar Dorong Hak Cipta Batik Khas Kampar
  • Bupati Ahmad Yuzar Dorong Hak Cipta Batik Khas Kampar
  • Bupati Ahmad Yuzar Dorong Hak Cipta Batik Khas Kampar
  • Bupati Ahmad Yuzar Dorong Hak Cipta Batik Khas Kampar
  • Bupati Ahmad Yuzar Dorong Hak Cipta Batik Khas Kampar