CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

SDN 012 Rantau Kasih Pernah Terkendala Kawasan Hutan, Jejak Perjuangan Syahrul Aidi hingga Kini Direvitalisasi

Pembangunan SD Negeri 012 Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, Riau, memiliki perjalanan panjang. Sebelum mendapat perhatian m
Sekolah SD 012 Rantau Kasih, Kamlar Kiri Hilir, saat dikunjungi Wabup Kamlar Misharti dan Anggota DPRD Eko Sutrisno (Foto: Diskominfotik Kampar)  

Kampar (Teras Kampar) — Pembangunan SD Negeri 012 Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar, Riau, memiliki perjalanan panjang. Sebelum mendapat perhatian melalui program revitalisasi, sekolah tersebut sempat menghadapi persoalan kondisi bangunan dan status lahan.

Perjuangan pembangunan sekolah itu juga telah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Salah satunya melalui dorongan Anggota DPR RI Syahrul Aidi Maazat yang sejak 2021 menyebut telah ikut mengawal aspirasi pembangunan sekolah tersebut.

SDN 012 Rantau Kasih sebelumnya merupakan lokal jauh dari SDN 002 Rantau Kasih. Jaraknya sekitar 30 kilometer dari sekolah induk. Pada masa awal, masyarakat setempat membangun fasilitas belajar secara swadaya dengan kondisi sederhana.

Dinding bangunan menggunakan papan, sedangkan lantainya masih berupa tanah. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran keterbatasan sarana pendidikan yang dihadapi masyarakat di wilayah tersebut.

Persoalan pembangunan kemudian bertambah karena lokasi sekolah disebut berada dalam kawasan hutan atau berkaitan dengan konsesi perusahaan. Kondisi itu membuat pembangunan fisik sekolah tidak dapat dilakukan begitu saja dan membutuhkan penyelesaian dari sisi regulasi.

Pada September 2024, persoalan tersebut kembali dibawa ke tingkat pemerintah pusat. Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar bersama pihak sekolah dan tokoh masyarakat Rantau Kasih menemui Syahrul Aidi untuk menyampaikan aspirasi pembangunan SDN 012 Rantau Kasih.

Dalam pertemuan tersebut, Syahrul Aidi tidak hanya menerima penyampaian aspirasi. Ia juga mengundang pihak balai kementerian terkait untuk membahas persoalan pembangunan dan status lahan sekolah tersebut.

Saat itu, Syahrul Aidi mengatakan aspirasi pembangunan SDN 012 Rantau Kasih telah diperjuangkan sejak sekolah tersebut dinegerikan pada 2021. Ia menyebut pembangunan sekolah juga telah masuk dalam perencanaan Kementerian PUPR.

Namun, persoalan status lahan menjadi salah satu hambatan yang perlu diselesaikan.

Syahrul Aidi juga meminta Pemerintah Kabupaten Kampar tetap mengupayakan pembangunan ruang kelas agar proses belajar siswa tidak terus terganggu sembari persoalan lahan diselesaikan.

"Pemkab Kampar juga memulai dengan pembangunan beberapa ruang kelas agar menyelamatkan proses belajar anak-anak saat ini," kata Syahrul Aidi saat itu.

Menurutnya, penyelesaian status lahan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, kata dia, memiliki peran penting untuk mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.

Perjalanan itu kemudian berlanjut. Pada 2025, pemerintah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur percepatan pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan.

Memasuki 2026, SDN 012 Rantau Kasih mendapat perhatian dalam program revitalisasi. Sekolah yang sebelumnya merupakan lokal jauh tersebut juga telah berdiri sebagai satuan pendidikan tersendiri.

Perkembangan itu mendapat apresiasi dari Dewan Pendidikan Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, saat mengunjungi SDN 012 Rantau Kasih.

Eko mengatakan perubahan status sekolah dan perhatian terhadap pembangunan fasilitas pendidikan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan masyarakat, sekolah, pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya.

"Alhamdulillah, iktikad baik dari Pemda Kampar menjadikan sekolah jauh ini menjadi SD tersendiri yang dinamakan SD 012. Ini sebuah prestasi sebenarnya," ujar Eko.

Bagi Eko, perjalanan SDN 012 Rantau Kasih menunjukkan bahwa persoalan pendidikan di daerah tidak selalu selesai dalam waktu singkat. Dibutuhkan komunikasi dan dorongan dari berbagai pihak agar kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan pembangunan.***

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • SDN 012 Rantau Kasih Pernah Terkendala Kawasan Hutan, Jejak Perjuangan Syahrul Aidi hingga Kini Direvitalisasi
  • SDN 012 Rantau Kasih Pernah Terkendala Kawasan Hutan, Jejak Perjuangan Syahrul Aidi hingga Kini Direvitalisasi
  • SDN 012 Rantau Kasih Pernah Terkendala Kawasan Hutan, Jejak Perjuangan Syahrul Aidi hingga Kini Direvitalisasi
  • SDN 012 Rantau Kasih Pernah Terkendala Kawasan Hutan, Jejak Perjuangan Syahrul Aidi hingga Kini Direvitalisasi
  • SDN 012 Rantau Kasih Pernah Terkendala Kawasan Hutan, Jejak Perjuangan Syahrul Aidi hingga Kini Direvitalisasi
  • SDN 012 Rantau Kasih Pernah Terkendala Kawasan Hutan, Jejak Perjuangan Syahrul Aidi hingga Kini Direvitalisasi