Setelah Viral, Begini Penampakan Terbaru Lokal Jauh SDN 007 Sungai Agung, Kampar
![]() |
| Penampakan sekolah lokal jauh SDN 007 Sungai Agung, Tapung, (Foto: Facebook Roma Wati) |
Kampar (Teras Kampar) — Lokal jauh SD Negeri 007 Sungai Agung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, kini tampak berbeda setelah menjalani perehapan.
Dinding yang sebelumnya menjadi sorotan karena masih menggunakan material sederhana kini telah diperbaiki dan dicat. Bagian ruang belajar juga tampak lebih tertata dengan meja, kursi dan papan tulis yang sudah tersedia.
Perubahan tersebut terlihat setelah jajaran Polsek Tapung turun langsung melakukan perehapan bangunan sekolah yang sebelumnya menjadi perhatian publik setelah kondisi sekolah tersebut viral.
Guru lokal jauh SDN 007 Sungai Agung, Roma Wati, mengungkapkan rasa syukurnya setelah proses perehapan selesai.
"Alhamdulillah, akhirnya selesai juga perehapan lokal kelas jauh SDN 007 Sungai Agung," kata Roma Wati dalam keterangannyapada Kamis (1/10/2026).
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolsek Tapung, Kapolres Kampar dan Kapolda Riau yang telah membantu perbaikan sekolah tersebut.
Roma Wati secara khusus mengapresiasi Kapolsek Tapung, Wakapolsek dan jajaran yang disebutnya meluangkan waktu selama sembilan hari untuk ikut membantu proses pengerjaan di lokasi.
"Terima kasih Bapak Kapolsek Tapung, Bapak Kapolres Kampar dan Kapolda Riau yang telah membantu perehapan sekolah kami, terutama Bapak Kapolsek Tapung, Pak Waka dan jajarannya yang sudah meluangkan waktunya sembilan hari full ikut membantu tukang di sini," ujarnya.
Sebelumnya, Polsek Tapung memang turun tangan memperbaiki sejumlah bagian bangunan, termasuk dinding, lantai, plafon dan teras. Perbaikan tersebut dilakukan setelah kondisi sekolah menjadi perhatian publik.
Namun, perehapan yang dilakukan kepolisian tersebut bukan menjadi satu-satunya rencana untuk sekolah tersebut.
Pemkab Kampar sebelumnya telah memastikan akan membangun dua ruang kelas permanen untuk lokal jauh SDN 007 Sungai Agung.
Kepastian itu disampaikan Sekretaris Disdikpora Kampar, Zulkifli, setelah tim Disdikpora bersama konsultan meninjau kondisi sekolah dan mengecek kelayakan lahannya pada 16 September 2026.
"Tim konsultan dan dinas turun ke lapangan untuk memastikan kondisi riil sekaligus mengecek kelayakan lahannya. Kesimpulannya, tetap akan kita bangun dua ruang kelas," ujar Zulkifli.
Rencana tersebut kemudian kembali mendapat perhatian dalam kunjungan BPMP Provinsi Riau. BPMP menyebut Pemkab Kampar telah menunjukkan komitmen membangun dua ruang kelas permanen, termasuk fasilitas pendukung seperti toilet dan sarana air bersih.
Dengan demikian, kondisi lokal jauh SDN 007 Sungai Agung saat ini telah mengalami perubahan. Bangunan yang sebelumnya menjadi sorotan karena kondisinya telah direhab, sementara pembangunan dua ruang kelas permanen menjadi rencana lanjutan Pemkab Kampar.
Roma Wati berharap bantuan dan perhatian berbagai pihak terhadap sekolah tersebut memberikan manfaat bagi anak-anak yang selama ini belajar di lokal jauh tersebut.
"Semoga pengorbanan Bapak akan mendapatkan limpahan Rahmat dari Allah SWT. Aamiin," ujar Roma Wati.***


