Bupati Kampar Turun Langsung Cek Karhutla Rimbo Panjang
Teraskampar.id - Pemerintah Kabupaten Kampar terus menunjukkan komitmen tinggi dan kesungguhan dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Langkah nyata ini terlihat saat Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT., kembali turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi bekas titik api yang berada di Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Memastikan Proses Pendinginan Lahan Gambut Maksimal
Peninjauan lapangan ini dilakukan oleh pimpinan daerah untuk memastikan bahwa seluruh proses pemadaman dan pendinginan lahan telah berjalan secara maksimal. Bupati ingin memastikan secara detail bahwa tidak ada lagi sisa asap maupun bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan peninjauan ini, Bupati Kampar didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., beserta jajaran dari Polres Kampar dan unsur terkait lainnya. Kehadiran para pejabat daerah ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Kampar dalam menangani Karhutla secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan.
Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa kondisi di lokasi peninjauan sudah terkendali dengan baik. Menurutnya, pemadaman Karhutla di lahan gambut memerlukan perhatian ekstra karena api sering kali masih menyisakan bara di dalam tanah.
"Kita turun dan melihat langsung kondisi di lapangan. Alhamdulillah, api sudah berhasil dipadamkan. Kita juga memastikan tidak ada lagi asap maupun bara yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran kembali," ujar Bupati Kampar saat memberikan keterangan di lokasi peninjauan pada Sabtu (29/08).
Pentingnya Pengawasan dan Pendinginan Pasca Kebakaran
Ahmad Yuzar menekankan bahwa penanganan bencana Karhutla tidak boleh berhenti hanya sampai api permukaan terlihat padam. Proses pendinginan (cooling down) serta pemantauan secara berkelanjutan menjadi tahap krusial untuk memastikan tidak ada bara api tersisa di dalam lapisan tanah gambut yang dalam.
"Kita pastikan api sudah padam dan tidak ada lagi asap. Jangan sampai api yang sudah kita padamkan kembali muncul karena masih ada bara di dalam tanah. Untuk itu, pemantauan dan pendinginan harus dilakukan secara menyeluruh," tegas Bupati Kampar.
Sinergi Bersama Seluruh Unsur Masyarakat dan Instansi
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla merupakan tugas dan tanggung jawab bersama seluruh elemen. Pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dan koordinasi intensif dengan TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pihak perusahaan, hingga masyarakat setempat.
Bupati Kampar juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras dan sigap dalam memadamkan kobaran api di wilayah Kampar. Kecepatan merespons laporan titik api diakui menjadi kunci utama agar kebakaran tidak meluas ke area yang lebih luas.
"Karhutla tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak. Pemerintah bersama TNI, Polri, petugas pemadam, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat harus terus bersinergi," ungkapnya.
Imbauan Kewaspadaan di Musim Kemarau
Mengingat kondisi cuaca yang masih panas dan berpotensi masuk musim kemarau, Bupati mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta tegas untuk tidak melakukan aktivitas pembersihan lahan dengan cara dibakar.
Ia juga meminta warga masyarakat segera memberikan laporan jika menemukan adanya kemunculan titik api sekecil apa pun di lingkungan sekitar mereka.
"Kalau ada melihat titik api, segera laporkan. Jangan menunggu api membesar. Semakin cepat ditangani, semakin mudah kita mencegahnya meluas," imbau Ahmad Yuzar.
Pemkab Kampar berkomitmen untuk terus memantau daerah-daerah rawan Karhutla secara berkala guna melindungi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.
"Cegah Karhutla, Jaga Lingkungan, Jaga Kampar. Kampar di Hati," tutupnya.
Sumber: Media Center Kabupaten Kampar
Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id