Jasad Boyke Gulo Ditemukan Usai 21 Hari Hilang di Kampar
Teraskampar.id - Warga Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar dikagetkan dengan penemuan sesosok jasad manusia pada Minggu (25/08). Jasad tersebut mengapung di sela-sela keramba apung milik petani setempat. Setelah dilakukan pengecekan awal oleh aparat, jasad tersebut diduga kuat adalah Boyke Gulo, korban yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam di aliran Sungai Kampar sejak 21 hari yang lalu.
Kronologi Penemuan Jasad di Pulau Belimbing
Penemuan jasad ini mengakhiri pencarian keberadaan Boyke Gulo yang hilang sejak awal Agustus. Korban sebelumnya dinyatakan terjatuh dari atas Jembatan Rantau Berangin pada tanggal 04 Agustus lalu. Upaya pencarian besar-besaran sebenarnya telah dilakukan oleh tim gabungan, namun operasi SAR resmi ditutup pada 10 Agustus setelah beberapa hari pencarian tidak membuahkan hasil di sepanjang aliran sungai.
Lokasi ditemukannya jasad korban berada sekitar sepuluh kilometer dari titik awal korban dikabarkan jatuh di Jembatan Rantau Berangin. Penemuan ini berawal dari kecurigaan warga dan petani keramba ikan yang melihat objek mencurigakan tersangkut di antara fasilitas keramba apung di aliran Sungai Kampar wilayah Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok.
Pernyataan Resmi Kapolsek Bangkinang Barat
Kapolsek Bangkinang Barat, Iptu Rully Chairullah, S.E., M.Si., M.O.S., membenarkan adanya laporan penemuan jasad tersebut. Pihak kepolisian segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian begitu menerima informasi dari masyarakat setempat.
"Dugaan sementara penemuan jasad tersebut adalah tubuh Boyke Gulo, namun kita belum bisa memastikan menunggu hasil dari pihak forensik terlebih dahulu. Akan tetapi, pihak keluarganya telah kita hubungi," ungkap Iptu Rully Chairullah memberikan penjelasan resmi terkait penemuan jasad tersebut.
Setelah dievakuasi secara hati-hati dari aliran sungai oleh petugas dan warga, jasad korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang. Langkah ini dilakukan guna menjalankan proses identifikasi medis, pengecekan awal, serta pembersihan jasad sebelum diserahterimakan kepada pihak keluarga korban.
Permintaan Otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara
Proses penanganan tidak berhenti di RSUD Bangkinang semata. Pihak keluarga korban yang telah dihubungi kepolisian meminta agar jasad Boyke Gulo dirujuk dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi mendalam.
Langkah autopsi medis ini dinilai penting oleh pihak keluarga guna memastikan secara ilmiah penyebab pasti kematian korban. Kepolisian menyatakan siap memfasilitasi dan mendampingi seluruh rangkaian prosedur hukum serta medis yang diperlukan dalam penanganan kasus ini.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat di sepanjang aliran Sungai Kampar untuk tetap waspada dan selalu memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai, mengingat arus sungai yang seringkali deras dan tidak menentu.
Dengan ditemukannya jasad Boyke Gulo ini, misteri hilangnya korban selama lebih dari tiga minggu akhirnya menemui titik terang, meskipun pihak keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan forensik secara menyeluruh dari tim medis Rumah Sakit Bhayangkara.
Sumber: Media Center Kabupaten Kampar
Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id