CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

Pernyataan “Kita Orang Sumatera”, Wabup Kampar Misharti Dikritik Netizen

Pernyataan Wakil Bupati Kampar Misharti yang menyebut gaya bicaranya terdengar keras karena merupakan bagian dari karakter masyarakat Sumatera mendapa

Wakil Bupati Kampar (Diskominfotik Kabupaten Kampar)

Kampar, (Teras Kampar) – Pernyataan Wakil Bupati Kampar Misharti yang menyebut gaya bicaranya terdengar keras karena merupakan bagian dari karakter masyarakat Sumatera mendapat sorotan dari sejumlah pengguna media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Misharti saat memberikan klarifikasi mengenai pertemuannya dengan guru di lokal jauh SD Negeri 007 Sungai Agung, Kecamatan Tapung Hulu.

Saat menjelaskan mengenai suaranya yang terdengar meninggi dalam pertemuan tersebut, Misharti mengatakan, “Memang begitu kita orang Sumatera.”

Pernyataan tersebut kemudian mendapat beragam tanggapan dari netizen. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan penyebutan masyarakat Sumatera secara umum untuk menjelaskan gaya komunikasi tersebut.

Salah satu pengguna dengan akun @Tren menulis komentar menggunakan bahasa daerah.

“Sumatra mano, ndak bisa di samoan sadonyo do g**k.”

Komentar tersebut kurang lebih berarti, “Sumatera mana, tidak bisa disamakan semuanya.”

Hal serupa disampaikan akun @A*d*l Riau. Ia mempertanyakan wilayah Sumatera yang dimaksud Misharti.

“Sumatera bagian mana, Buk? Kalau Riau rasanya tidak begitu, Buk.”

Ada pula netizen yang menilai persoalan tersebut seharusnya disikapi dengan permintaan maaf.

“Tinggal minta maaf, Buk, bukan mengintimidasi. Udah tahu salah malah bawa-bawa orang Sumatra,” tulis akun @fitridedek01.

Sementara itu, akun @*l765 menilai klarifikasi yang disampaikan Misharti tidak serta-merta menghentikan perhatian publik terhadap persoalan tersebut.

“Percuma klarifikasi, netizen sudah mencatat,” tulisnya.

Komentar lain bahkan mengaitkan persoalan tersebut dengan pilihan politik masyarakat di wilayah Tapung.

“Salah kalian warga Tapung, orang kayak gitu kok dipilih,” tulis akun @user3249603686313.

Klarifikasi Misharti

Sebelumnya, Misharti memberikan klarifikasi terkait pertemuannya dengan guru di lokal jauh SD Negeri 007 Sungai Agung.

Ia membantah bermaksud memarahi ataupun mengintimidasi guru dalam pertemuan tersebut.

Misharti menjelaskan bahwa suara yang terdengar keras saat berbicara bukan dimaksudkan sebagai bentuk kemarahan. Ia mengaitkannya dengan gaya komunikasi yang menurutnya merupakan kebiasaan masyarakat Sumatera.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi bagian yang turut diperbincangkan di media sosial.

Di sisi lain, persoalan lokal jauh SD Negeri 007 Sungai Agung sebelumnya menjadi perhatian publik setelah kondisi sekolah dan komunikasi antara pihak sekolah dengan pemerintah daerah disorot.

Hingga kini, pembahasan mengenai kondisi sekolah dan keberadaan lokal jauh tersebut masih menjadi perhatian di Kabupaten Kampar.***

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Pernyataan “Kita Orang Sumatera”, Wabup Kampar Misharti Dikritik Netizen
  • Pernyataan “Kita Orang Sumatera”, Wabup Kampar Misharti Dikritik Netizen
  • Pernyataan “Kita Orang Sumatera”, Wabup Kampar Misharti Dikritik Netizen
  • Pernyataan “Kita Orang Sumatera”, Wabup Kampar Misharti Dikritik Netizen
  • Pernyataan “Kita Orang Sumatera”, Wabup Kampar Misharti Dikritik Netizen
  • Pernyataan “Kita Orang Sumatera”, Wabup Kampar Misharti Dikritik Netizen