Ahmad Yuzar dan Jefry Noer Bahas Pisang Cavendish di Kampar
Teraskampar.id - Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya memperkuat fondasi perekonomian masyarakat daerah melalui sektor Pertanian. Langkah nyata ini ditunjukkan dengan digelarnya kegiatan Sosialisasi Pengembangan Tanaman Hortikultura yang bertempat di Aula Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, pada Rabu (16/09/2026). Acara strategis ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan serta praktisi pertanian.
Kegiatan sosialisasi yang ditaja oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kampar ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, pimpinan perusahaan, camat, kepala desa, hingga para petani setempat. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardy Mardiansyah, S.STP., M.Si., para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Kampar. Kehadiran mantan Bupati Kampar, Jefry Noer, S.H., sebagai narasumber utama memberikan daya tarik tersendiri dalam pembahasan potensi hortikultura lokal.
Peran Strategis Hortikultura untuk Ketahanan Pangan
Dalam arahan dan sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya sektor hortikultura dalam menyokong ketahanan pangan daerah. Menurutnya, komoditas hortikultura tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan pangan harian masyarakat, tetapi juga berpotensi besar meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan para petani di seluruh wilayah Kampar.
Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa potensi lahan pertanian yang dimiliki Kabupaten Kampar sangat melimpah dan mendukung untuk pengembangan berbagai tanaman bernilai Ekonomi tinggi. Pengembangan sektor ini membutuhkan perencanaan yang matang, penerapan teknologi modern, serta kolaborasi yang berkelanjutan dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
"Pemerintah Kabupaten Kampar terus berkomitmen mendorong pengembangan sektor pertanian, khususnya tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui sosialisasi ini, diharapkan lahir kesamaan persepsi dan langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian masyarakat," ujar Ahmad Yuzar saat memberikan sambutan.
Potensi Besar Pisang Cavendish di Kabupaten Kampar
Salah satu komoditas utama yang menjadi fokus perhatian dalam kegiatan sosialisasi ini adalah budidaya pisang cavendish. Tanaman jenis ini dinilai sangat cocok dikembangkan di tanah Kampar dan memiliki prospek pasar yang sangat luas, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal maupun nasional.
Bupati Kampar menjelaskan bahwa program pisang cavendish sebenarnya telah diinisiasi sejak kepemimpinan bupati terdahulu dan terbukti menyimpan potensi ekonomi yang sangat menjanjikan. Oleh karena itu, pengoptimalan lahan serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia menjadi kunci utama agar produksi buah ini dapat melimpah dan berkualitas unggul.
Beberapa keunggulan pengembangan pisang cavendish di Kampar antara lain:
- Memiliki nilai jual dan prospek pasar yang relatif stabil dan tinggi.
- Kondisi iklim dan kesuburan tanah di Kampar sangat mendukung pertumbuhan tanaman hortikultura.
- Mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan keluarga petani.
- Mendorong terciptanya kemandirian pangan daerah secara berkelanjutan.
Sinergi Bersama Mantan Bupati Kampar Jefry Noer
Suasana sosialisasi terasa semakin interaktif saat mantan Bupati Kampar Jefry Noer, S.H., naik ke podium sebagai narasumber. Jefry Noer memaparkan secara detail teknik dan strategi pengembangan pisang cavendish, mulai dari tata cara pemilihan bibit unggul, perawatan media tanam, pemupukan yang efektif, hingga penanganan pasca-panen agar hasil buah tetap prima.
Jefry Noer juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kampar di bawah kepemimpinan Ahmad Yuzar atas perhatian besarnya terhadap dunia pertanian. Menurut Jefry, sektor pertanian merupakan pilar utama pembangunan daerah yang menyentuh langsung kehidupan rakyat kecil sehingga patut didukung oleh semua pihak, termasuk dunia usaha melalui skema kemitraan.
Melalui forum sosialisasi dan diskusi mendalam ini, diharapkan tercipta sinergi yang kokoh antara Pemkab Kampar, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pelaku usaha, dan para kelompok tani. Komitmen bersama ini diharapkan mampu menjadikan Kampar sebagai salah satu pusat sentra tanaman hortikultura yang maju, mandiri, dan berdaya saing di Riau.
Sumber: Media Center Kabupaten Kampar
Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id