![]() |
| Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat melihat kondosi gerobak untuk disalurkan kepada pelaku UMKM (Foto: Ist) |
Tapung (Teras Kampar) — Bantuan gerobak usaha kepada pelaku UMKM di Kecamatan Tapung dalam rangka hari jadi PT Riau Petroleum Mahato (RPM) ke-4 dinilai sebagai langkah awal yang penting, namun belum cukup untuk menjawab tantangan besar sektor usaha kecil.
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, menyebut bahwa dukungan terhadap UMKM tidak bisa berhenti pada bantuan fisik semata, melainkan perlu diikuti dengan pembinaan, akses pasar, dan penguatan kapasitas usaha.
“UMKM kita butuh ekosistem yang kuat. Bantuan seperti ini penting, tetapi keberlanjutannya harus dijaga melalui pendampingan,” ujarnya saat menghadiri kegiatan di Puskesmas Tapung, Kamis (9/4/2026).
Program yang diinisiasi oleh PT RPM melalui skema CSR ini mencakup penyerahan sarana usaha berupa gerobak jualan serta kegiatan sosial lainnya. Langkah ini diapresiasi sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
Namun demikian, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala klasik, seperti keterbatasan modal, pemasaran, hingga daya saing produk.
Kehadiran pemerintah daerah bersama perusahaan diharapkan mampu menjawab persoalan tersebut melalui kolaborasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Selain penyaluran bantuan ekonomi, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial sunat massal, yang menunjukkan pendekatan sosial perusahaan tidak hanya berfokus pada ekonomi, tetapi juga aspek kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dinilai perlu diarahkan tidak hanya pada bantuan sesaat, tetapi pada pembangunan sistem ekonomi lokal yang tangguh dan berdaya saing.(*)
Advertorial


