Iklan

iklan

Wakil Ketua DPRD Kampar Sunardi DS, Soroti Kematian Massal Ikan di Sungai Tapung Kanan

Redaksi
Jumat, 03 April 2026 | 17:02 WIB Last Updated 2026-04-03T10:05:08Z
Wakil Ketua DPRD Kampar Sunardi DS (Foto: Facebook Sunardi Edi) 

Kampar (Teras Kampar) — Kematian ribuan ikan di Sungai Tapung Kanan yang melintasi Desa Sekijang, Koto Aman, dan Kota Garo menuai perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Kampar, Sunardi DS.

Melalui pernyataan yang disampaikan di media sosial Facebook pribadinya pada Jumat (3/4/2026), Sunardi menilai peristiwa tersebut bukan sekadar kejadian biasa, melainkan indikasi kuat adanya dugaan pencemaran lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya nelayan setempat.

“Ini bukan peristiwa biasa. Ada indikasi kuat pencemaran lingkungan yang serius,” tulisnya.

Ia menegaskan, apabila terbukti terdapat keterlibatan pihak perusahaan dalam insiden tersebut, maka hal itu merupakan bentuk kelalaian yang tidak dapat ditoleransi.

Sunardi kemudian menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pihak terkait. Pertama, ia mendesak dilakukan pengusutan secara tuntas dan transparan oleh instansi berwenang, termasuk Dinas Lingkungan Hidup serta aparat penegak hukum, guna mengungkap penyebab pasti kejadian.

Selain itu, ia juga meminta adanya penindakan tegas tanpa kompromi apabila ditemukan pelanggaran. Menurutnya, perusahaan yang terbukti bersalah harus dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan, baik secara administratif, perdata, maupun pidana.

Tidak hanya itu, Sunardi menekankan pentingnya tanggung jawab terhadap masyarakat terdampak. Ia menyebut, pihak yang terbukti mencemari wajib memberikan ganti rugi, terutama kepada para nelayan yang mengalami kerugian ekonomi akibat hilangnya hasil tangkapan.

“Kerugian masyarakat harus diganti, termasuk dampak jangka panjang yang ditimbulkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti kewajiban pemulihan lingkungan. Menurutnya, perusahaan harus memastikan kualitas air sungai dan ekosistem kembali pulih secara menyeluruh.

Terakhir, Sunardi mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi terhadap izin usaha perusahaan yang diduga terlibat. Bahkan, ia tidak menutup kemungkinan pencabutan izin apabila ditemukan pelanggaran berat yang merusak lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kematian massal ikan di Sungai Tapung Kanan. (Rif)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wakil Ketua DPRD Kampar Sunardi DS, Soroti Kematian Massal Ikan di Sungai Tapung Kanan

Trending Now

Iklan

iklan