CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

Wabup Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Magnet Wisata

Teraskampar.id - Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya memperkuat pelestarian tradisi lokal melalui ajang Pacu Sampan Buluh Cina. Event tahunan warisan leluhur ini didorong secara maksimal agar tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat, melainkan mampu tumbuh menjadi magnet Wisata utama sekaligus penggerak roda perekonomian masyarakat setempat.

Pacu Sampan Buluh Cina Bukan Sekadar Tradisi Seremonial

Komitmen tinggi Pemerintah Kabupaten Kampar tersebut disampaikan secara langsung oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., saat menghadiri program Obrolan Siang di Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru pada Selasa, 20 Oktober 2026. Dalam dialog interaktif tersebut, Wabup Misharti menekankan pentingnya memberi nilai tambah ekonomi pada setiap agenda kebudayaan yang digelar di wilayah Kabupaten Kampar.

Acara siaran tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar, Afdal, ST, MT, serta Kepala Desa Buluh Cina. Kehadiran para pimpinan ini bertujuan untuk membahas berbagai persiapan matang menjelang pelaksanaan perhelatan Pacu Sampan Buluh Cina yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026 mendatang.

Dalam pemaparannya, Dr. Hj. Misharti menegaskan bahwa ajang pacu sampan ini merupakan bagian integral dari identitas kebudayaan masyarakat Kampar. Tradisi warisan leluhur tersebut harus terus dijaga, dirawat, dikembangkan, serta diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi penerus bangsa.

Sinergi dan Integrasi Wisata Gajah Buluh Cina

Menurut Wakil Bupati Kampar, pelestarian tradisi lokal harus berjalan selaras dengan langkah nyata yang memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi warga sekitar. Untuk mewujudkan hal tersebut, kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, panitia penyelenggara, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan.

Wabup Misharti juga menyoroti keunggulan potensi besar yang dimiliki Desa Buluh Cina. Selain tradisi pacu sampan, desa ini memiliki keunggulan destinasi wisata alam lainnya, seperti kawasan wisata gajah. Ia menyarankan agar potensi-potensi tersebut dikemas dalam satu paket wisata yang terpadu dan menarik bagi wisatawan dari luar daerah.

Beberapa poin penting terkait strategi pengembangan potensi Pacu Sampan Buluh Cina antara lain:

  • Mendorong paket wisata terpadu yang menggabungkan tradisi pacu sampan dengan obyek wisata gajah Buluh Cina.
  • Memperpanjang lama kunjungan wisatawan agar memicu perputaran uang dan transaksi yang lebih besar di tingkat lokal.
  • Membuka peluang usaha seluas-luasnya bagi pelaku UMKM, pedagang kecil, penyedia jasa kuliner, serta sektor transportasi setempat.
  • Meningkatkan promosi dan pengelolaan secara profesional agar Pacu Sampan menjadi ikon wisata Budaya kebanggaan Kabupaten Kampar.

Dampak Ekonomi yang Berkelanjutan Bagi Masyarakat

Wakil Bupati Kampar berharap agar perhelatan ini tidak hanya meriah saat perlombaan berlangsung, tetapi juga meninggalkan dampak kesejahteraan yang panjang bagi perekonomian warga. Pengelolaan yang profesional dan promosi yang tepat diyakini mampu menyulap Pacu Sampan Buluh Cina menjadi daya tarik wisata berkelas di Provinsi Riau.

Dengan integrasi pariwisata yang baik, para wisatawan yang hadir diharapkan tidak hanya datang untuk menyaksikan perlombaan sampan, melainkan juga menikmati keindahan alam serta keramahan masyarakat Desa Buluh Cina secara menyeluruh.

Sumber: Media Center Kabupaten Kampar

Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Wabup Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Magnet Wisata
  • Wabup Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Magnet Wisata
  • Wabup Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Magnet Wisata
  • Wabup Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Magnet Wisata
  • Wabup Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Magnet Wisata
  • Wabup Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Magnet Wisata