Irwanto Paparkan Lima Program Prioritas untuk Bagan Jawa
ROKAN HILIR, (TERAS KAMPAR) – Calon Penghulu Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Irwanto, memaparkan lima program prioritas dalam kegiatan sosialisasi bersama warga di Jalan Pusara/Gerengel, Sabtu (17/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Auzar tersebut dihadiri puluhan warga, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Dalam kesempatan itu, Irwanto menyampaikan visi membangun Kepenghuluan Bagan Jawa yang lebih maju dan bermartabat.
Ia mengatakan, pembangunan kepenghuluan membutuhkan kerja sama antara pemerintah kepenghuluan dan masyarakat. Menurut dia, keterlibatan berbagai elemen masyarakat diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan warga.
“Pembangunan Bagan Jawa tidak bisa dilakukan oleh Penghulu sendirian. Kita butuh sinergi yang kuat antara aparatur pemerintahan kepenghuluan dan masyarakat. Bersama-sama, kita akan membawa desa ini ke arah yang lebih modern, namun tetap menjaga nilai-nilai martabat dan adat istiadat kita,” ujar Irwanto.
Dalam pemaparannya, Irwanto menguraikan lima program prioritas yang mencakup pemberdayaan ekonomi, pelayanan publik, bantuan sosial, pelestarian budaya, serta tata kelola pemerintahan.
Program pertama berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Irwanto juga menyampaikan rencana optimalisasi Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMKEP) agar dapat mendorong perekonomian dan membuka peluang usaha bagi warga setempat.
Kedua, ia menargetkan perbaikan pelayanan administrasi kepenghuluan dengan mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan transparansi. Ia ingin pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih sederhana dan tidak berbelit-belit.
Ketiga, Irwanto menyoroti perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan, terutama anak yatim dan warga lanjut usia. Ia menyampaikan rencana pemanfaatan anggaran kepenghuluan untuk mendukung pemberian santunan secara berkala sesuai ketentuan dan kemampuan anggaran.
Program keempat berkaitan dengan pelestarian seni dan budaya lokal serta pemberdayaan generasi muda. Irwanto menyebut kebudayaan Melayu dan Jawa sebagai bagian dari kekayaan masyarakat Bagan Jawa yang perlu dijaga. Ia juga berencana mendukung kegiatan pembinaan pemuda agar dapat mengembangkan kreativitas dan kemampuan mereka.
Adapun program kelima menitikberatkan pada tata kelola pemerintahan yang bersih, terbuka, dan mengutamakan musyawarah. Irwanto menyatakan, keputusan strategis terkait kebijakan kepenghuluan perlu dibahas bersama dengan melibatkan unsur masyarakat.
Kegiatan sosialisasi tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab antara Irwanto dan warga yang hadir. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi calon penghulu tersebut untuk menyampaikan rencana program sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat.
Lima program tersebut disampaikan sebagai arah kebijakan yang ingin diperjuangkan Irwanto apabila mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Kepenghuluan Bagan Jawa. (Auzar)
