CLOSE AD ✕
ADVERTISEMENT

Puskesmas Kuntu Resmi Beroperasi Siap Tekan Stunting Kampar

Teraskampar.id - Peningkatan mutu serta jangkauan pelayanan Kesehatan di Kabupaten Kampar terus dipacu secara masif. Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., secara resmi meresmikan UPTD Puskesmas Kuntu sekaligus meluncurkan program Pangan Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi anak terindikasi Stunting di Kecamatan Kampar Kiri.

Akses Kesehatan Prima untuk Warga Kampar Kiri

Dalam sambutannya, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menegaskan bahwa hadirnya gedung baru UPTD Puskesmas Kuntu bukan sekadar acara seremoni fisik belaka. Langkah strategis ini merupakan wujud nyata serta komitmen konkret Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menghadirkan layanan kesehatan dasar yang adil, merata, dan berkualitas tinggi bagi seluruh masyarakat Kampar Kiri serta kawasan di sekitarnya.

Bupati menekankan bahwa kesehatan merupakan hak paling dasar bagi seluruh warga negara. Kehadiran fasilitas medis yang jauh lebih representatif, ruang perawatan lengkap, serta penambahan dukungan tenaga medis dan paramedis yang kompeten diharapkan mampu memangkas jarak tempuh masyarakat dalam mendapatkan penanganan medis secara cepat, tepat, dan prima.

Bupati juga memberikan pesan khusus kepada Kepala Puskesmas beserta staf, dokter, bidan, dan perawat yang bertugas agar selalu memegang teguh prinsip pelayanan ramah dengan menerapkan lima pilar utama, yaitu senyum, sapa, salam, cepat, dan profesional. Ia meminta seluruh jajaran tenaga kesehatan untuk tidak membeda-bedakan pelayanan kepada siapapun yang membutuhkan pertolongan medis.

Langkah Strategis Menekan Prevalensi Stunting

Selain meresmikan fasilitas puskesmas, agenda besar ini juga menyoroti upaya terpadu percepatan penanganan stunting di Kabupaten Kampar. Merujuk data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, angka prevalensi stunting Kampar pada tahun 2024 tercatat berada pada angka 16,02 persen.

Namun, berdasarkan data berbasis By Name By Address (BNBA), jumlah kasus stunting menunjukkan tren penurunan yang positif. Jumlah anak stunting merosot dari 510 anak pada tahun 2024, diproyeksikan menjadi 428 anak pada tahun 2025, dan terus ditekan hingga mencapai 328 anak pada tahun 2026 mendatang.

Sebagai intervensi spesifik, sebanyak 173 anak sasaran akan memperoleh bantuan paket PKMK sesuai rekomendasi tim pakar kesehatan selama sepuluh bulan penuh. Pemerintah daerah bertekad mendorong integrasi seluruh elemen dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa agar penanganan stunting mencapai zero kasus baru dan target prevalensi BOSA mencapai 5 persen.

Penyerahan Ambulans dan Pelayanan Cek Kesehatan Gratis

Rangkaian peresmian Puskesmas Kuntu ditandai secara simbolis dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, pemotongan pita, serta penyerahan kunci mobil ambulans secara simbolis kepada Plh. Kepala UPTD Puskesmas Kuntu, dr. Derma Bahari Putri. Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan paket PKMK bagi anak sasaran dan peninjauan langsung Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kampar Habiburrahman, M.Pd., dan Eko Sutrisno, S.Sos., Ketua TP PKK Kampar T. Nuheriyani Ahmad Yuzar, Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Inspektur Daerah Muhammad Irsyad, SH, MH, Kepala Dinas Kesehatan dr. Zulhendra Dasa'at, Direktur RSUD Bangkinang Dr. Imawan, Forkopimcam, serta Kepala Desa Kuntu Asril Bakar.

Sumber: Media Center Kabupaten Kampar

Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Puskesmas Kuntu Resmi Beroperasi Siap Tekan Stunting Kampar
  • Puskesmas Kuntu Resmi Beroperasi Siap Tekan Stunting Kampar
  • Puskesmas Kuntu Resmi Beroperasi Siap Tekan Stunting Kampar
  • Puskesmas Kuntu Resmi Beroperasi Siap Tekan Stunting Kampar
  • Puskesmas Kuntu Resmi Beroperasi Siap Tekan Stunting Kampar
  • Puskesmas Kuntu Resmi Beroperasi Siap Tekan Stunting Kampar