Cegah HIV AIDS Wabup Kampar Ingatkan Pelajar SMKN 1 Tapung
Teraskampar.id - Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya membentengi generasi muda dari ancaman penyakit berbahaya. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui sosialisasi pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS yang diselenggarakan di SMK Negeri 1 Tapung, Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, pada Selasa (15/9/2026). Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi langsung oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si.
Sinergi Lintas Sektor Edukasi Generasi Muda
Acara edukatif yang mengusung tema "Waspada dan Cegah Sebelum Terlambat, HIV/AIDS Tidak Dapat Disembuhkan" tersebut mendapat sambutan antusias dari seluruh warga sekolah. Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menekan angka penyebaran penyakit menular di kalangan remaja.
Selain dihadiri oleh Wakil Bupati Kampar, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan instansi terkait. Di antaranya adalah Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tapung Zapril, S.Pd, Camat Tapung Yorin Effendi, S.Stp, MH, perwakilan Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kampar (KPA Kampar), serta perwakilan Badan Narkotika Kampar (BNK). Turut hadir pula para majelis guru dan ratusan pelajar SMK Negeri 1 Tapung yang memadati lokasi acara.
Pesan Wakil Bupati Kampar untuk Para Pelajar
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti menekankan betapa krusialnya pemahaman mengenai bahaya HIV/AIDS bagi para pelajar sejak dini. Menurutnya, remaja merupakan aset masa depan bangsa yang sangat berharga sehingga harus dilindungi dari bahaya pergaulan bebas dan perilaku berisiko.
"Remaja merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dibekali dengan pengetahuan yang benar. Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelajar dapat memahami bahaya HIV/AIDS, menjauhi perilaku berisiko, serta menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi yang benar kepada lingkungan sekitarnya," tegas Misharti di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan bahwa hingga saat ini obat untuk menyembuhkan HIV/AIDS belum ditemukan. Oleh karena itu, langkah pencegahan merupakan benteng pertahanan terbaik dan paling efektif yang harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat.
Misharti juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi secara berkelanjutan antara keluarga, pihak sekolah, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan. Ia mengajak seluruh siswa untuk senantiasa menjaga pergaulan sehari-hari, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif dan produktif.
Apresiasi Sekolah dan Diskusi Interaktif
Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tapung, Zapril, S.Pd, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kampar, KPA Kampar, serta instansi terkait lainnya yang telah memercayakan sekolah mereka sebagai pusat pelaksanaan sosialisasi.
Zapril berharap melalui pemberian materi edukatif ini, kesadaran Kesehatan para siswa semakin meningkat. Para pelajar diharapkan tidak hanya memahami dampak buruk HIV/AIDS, tetapi juga mampu membentengi diri dari berbagai ancaman perilaku negatif di lingkungan pergaulan.
Rangkaian sosialisasi berlangsung sangat hidup dan interaktif. Sesi diskusi serta tanya jawab disambut dengan antusiasme tinggi dari para siswa yang aktif mengajukan pertanyaan seputar pencegahan HIV/AIDS. Diharapkan dari kegiatan ini lahir generasi muda Kampar yang sehat, berkarakter, bermartabat, dan berwawasan luas.
Sumber: Media Center Kabupaten Kampar
Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id