Perjuangan Bunda PAUD Kampar Menembus Desa 3T Demi Anak
Teraskampar.id - Perjuangan nyata demi memajukan dunia Pendidikan prasekolah ditunjukkan langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Tengku Nurheryani. Medan ekstrem dan tantangan geografis yang sulit tak menjadi penghalang untuk mengantarkan harapan pendidikan bagi anak-anak usia dini yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Perjalanan Menembus Pelosok Kampar Kiri Hulu
Pada Sabtu (8/8/2026), rombongan Bunda PAUD Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Kabupaten Kampar, Forum PAUD Kabupaten Kampar, serta jajaran terkait melakukan kunjungan kerja langsung ke pelosok Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Perjalanan yang ditempuh tidaklah mudah karena harus melewati jalur darat, menyusuri derasnya arus sungai menggunakan sampan kayu (piyau), hingga menyusuri jalan setapak dengan berjalan kaki.
Meski menguras tenaga dan waktu, semangat untuk memastikan kesetaraan hak Pendidikan Anak-anak di daerah terpencil tetap menyala. Rombongan membawa pesan penting agar setiap anak di Kabupaten Kampar mendapat akses pendidikan prasekolah yang layak, tanpa ada yang terisolasi.
Sosialisasi Perbup Wajib Belajar dan Penyerahan Bantuan
Kunjungan ini tidak sekadar silaturahmi biasa. Dalam agenda tersebut, diselenggarakan pula sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) Kampar tentang Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di wilayah 3T. Langkah hukum dan strategis ini dirancang untuk memastikan seluruh anak sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD) sudah mendapatkan pembinaan karakter dasar melalui lembaga PAUD.
Selain sosialisasi, Tengku Nurheryani menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah dan Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD secara langsung. Bantuan APE ini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak, melatih kemampuan motorik, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di tengah keterbatasan fasilitas.
Menyapa Tiga Desa 3T dan Bertemu Tenaga Pendidik
Dalam perjalanannya, ada tiga desa yang dikunjungi secara langsung oleh Bunda PAUD Kampar dan rombongan, yaitu:
- Desa Muara Bio
- Desa Gajah Bertalut
- Desa Terusan
Selain kunjungan tatap muka di tiga desa tersebut, bantuan secara simbolis juga diserahkan kepada kepala desa untuk Desa Subayang Jaya dan Desa Pangkalan Serai. Dalam agenda ini, Bunda PAUD Kampar didampingi Camat Kampar Kiri Hulu Firdaus, para kepala desa setempat, serta para guru PAUD keliling yang selama ini menjadi garda terdepan pendidikan prasekolah di kawasan pelosok.
Tengku Nurheryani berdialog langsung dengan masyarakat, tokoh tempatan, dan para pendidik. Ia mendengarkan aspirasi serta melihat dari dekat kondisi proses pembelajaran anak-anak di wilayah pedalaman tersebut.
Investasi Masa Depan Kabupaten Kampar
Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Tengku Nurheryani, menegaskan bahwa perhatian mendalam terhadap pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang. Pendidikan prasekolah menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) Kampar yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
“Ini bentuk perhatian dan kepedulian kita terhadap pembangunan pondasi sumber daya manusia Kabupaten Kampar yang dimulai dari prasekolah dasar,” ujar Tengku Nurheryani.
Menurutnya, masa prasekolah adalah fase mendasar dalam membentuk karakter, ketangkasan sosial, kemandirian, kecerdasan emosional, serta kesiapan mental anak sebelum masuk ke jenjang pendidikan berikutnya. Oleh karena itu, keterbatasan geografis tidak boleh dijadikan alasan untuk membiarkan anak-anak di daerah 3T kehilangan hak belajarnya.
Kehadiran jajaran pemerintah di daerah terpencil ini memberikan suntikan semangat baru bagi masyarakat. Kunjungan ini membuktikan bahwa anak-anak di pelosok Kampar Kiri Hulu tidak pernah dilupakan dan selalu menjadi bagian penting dari arah pembangunan daerah.
Sumber: Media Center Kabupaten Kampar
Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id