PWRI Kampar Perjuangkan Nasib Pensiunan di Munas XV Jakarta
Teraskampar.id - Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kampar berpartisipasi aktif dalam ajang Musyawarah Nasional (Munas) XV PWRI Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Forum tingkat nasional yang digelar pada 24–26 Juli 2026 ini menjadi momentum penting bagi delegasi Kampar untuk memperjuangkan kesejahteraan para Pensiunan hingga mengusulkan kesetaraan bagi para pegawai PPPK.
Acara berskala nasional ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Dr. Rini Widyantini, yang hadir mewakili Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dalam ajang tersebut, para purnabakti dari berbagai pelosok tanah air berkumpul untuk menentukan arah organisasi sekaligus merumuskan program strategis untuk beberapa tahun ke depan.
Dukungan Penuh PWRI Kampar untuk Pembangunan Daerah
Ketua PWRI Kabupaten Kampar, Nurbit, S.IP., M.H., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran keikutsertaan delegasi dari Kampar. Ia menegaskan bahwa PWRI Kampar tidak sekadar datang sebagai peserta biasa, tetapi ikut memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif demi kemajuan organisasi dan daerah.
Setibanya di Bangkinang Kota pada Selasa (28/7), Nurbit yang didampingi Sekretaris PWRI Kampar H. Usman Chaeruddin, S.Sos., menyatakan komitmennya untuk bersinergi erat dengan Pemerintah Kabupaten Kampar. Menurut Nurbit, para anggota pensiunan memiliki pengalaman matang dan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah.
"PWRI memiliki sumber daya manusia yang sangat berpengalaman. Kami siap memberikan kontribusi pemikiran, pengalaman, dan pengabdian untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Kampar sesuai dengan kemampuan yang dimiliki para anggota," tegas Nurbit.
Delegasi Kampar dan Terpilihnya Burhanuddin Abdullah
Munas XV PWRI ini dihadiri oleh jajaran pengurus PWRI tingkat provinsi serta kabupaten dan kota se-Indonesia. Dari Provinsi Riau, hadir Ketua PWRI Riau H. Saleh Djasit. Sementara itu, PWRI Kabupaten Kampar mengirimkan lima orang delegasi resmi, yakni H. Usman Chaeruddin, S.Sos., H. Gafar, SKM, H. Kholid, M.Pd., Drs. H. Arman Noer, dan H. Syamsul Bahri.
Salah satu hasil keputusan krusial dalam musyawarah nasional tersebut adalah terpilihnya Burhanuddin Abdullah, mantan Gubernur Bank Indonesia, sebagai Ketua Umum PWRI Pusat untuk periode mendatang. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat posisi PWRI sebagai wadah perjuangan hak-hak purnabakti di seluruh Indonesia.
Sejumlah Aspirasi Strategis untuk Kesejahteraan Pensiunan
Sekretaris PWRI Kabupaten Kampar, H. Usman Chaeruddin, S.Sos., membeberkan sejumlah usulan tertulis yang diserahkan langsung kepada panitia dan Dewan Pembina Munas. Usulan tersebut dirancang untuk merespons berbagai persoalan nyata yang dihadapi para pensiunan saat ini.
Beberapa poin usulan penting dari PWRI Kampar antara lain:
- Penyesuaian kenaikan gaji pensiun pokok secara berkala setiap tahun.
- Pemberian bantuan modal usaha produktif bagi pensiunan yang kurang mampu.
- Pemberian keringanan atau pembebasan beberapa jenis pajak bagi para pensiunan.
- Peningkatan pelayanan perbankan melalui perluasan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) di Kabupaten Kampar beserta penyediaan fasilitas ATM.
- Perubahan AD/ART organisasi agar pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah menyelesaikan masa kontraknya dapat bergabung menjadi anggota PWRI.
Mengenai perluasan layanan perbankan Bank Mantap, Usman menyampaikan bahwa usulan tersebut telah dikoordinasikan secara langsung dengan Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Fanji Irawan, demi kemudahan akses keuangan para pensiunan di daerah Kampar.
Apresiasi dari Pemerintah Pusat
Sementara itu, Menteri PAN-RB Dr. Rini Widyantini dalam arahannya menyampaikan bahwa pemerintah memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para pensiunan. Menurut Rini, pengalaman panjang para purnabakti merupakan aset berharga yang sangat dibutuhkan bangsa di tengah era perubahan yang cepat.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Munas XV PWRI, Dr. Setyanto, yang menilai kehadiran perwakilan Presiden menjadi bukti nyata bahwa PWRI memiliki legitimasi kuat serta dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam menyelenggarakan program keorganisasian.
Sumber: Media Center Kabupaten Kampar
Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id