BANGKINANG KOTA, (TERAS KAMPAR) — Pemerintah Kabupaten Kampar menyatakan dukungan terhadap gerakan pendidikan anti korupsi melalui peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi yang digelar bersamaan dengan Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut diikuti Asisten II Bidang Kemasyarakatan dan Pembangunan Kabupaten Kampar Muhammad mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar.
Rakor dipimpin Sekjen Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Tomsi Tohir Balaw dan diikuti unsur Forkopimda, OPD terkait, Bulog, BPS, serta Tim TPID Kabupaten Kampar.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad menyampaikan bahwa pendidikan anti korupsi sangat penting diterapkan sejak dini sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang jujur dan berintegritas.
“Pendidikan anti korupsi harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya tanggung jawab aparat penegak hukum,” katanya.
Ia menilai kehadiran buku panduan tersebut akan membantu sekolah-sekolah di Kabupaten Kampar dalam mengintegrasikan nilai-nilai integritas dan kejujuran ke dalam proses pembelajaran.
Selain membahas pendidikan anti korupsi, rakor juga membahas strategi pengendalian inflasi daerah agar stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga.
Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus menciptakan generasi muda yang memiliki karakter kuat dan anti korupsi.
Menurut Muhammad, sinergi pusat dan daerah menjadi kunci dalam menciptakan ekonomi yang stabil serta pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap penguatan pendidikan anti korupsi dapat menjadi bagian penting dalam membangun masa depan daerah yang lebih baik dan bersih dari praktik korupsi. (ADV)


