![]() |
| Kondisi jalan provinsi di Desa Sinama Nenek (Foto: istimewa) |
Tapung Hulu (Teras Kampar) – Kondisi jalan provinsi di Desa Senama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, menuju arah Kantor Camat Tapung Hulu kembali menjadi sorotan masyarakat.
Jalan sepanjang kurang lebih 8 kilometer tersebut mengalami kerusakan parah dan berlumpur, sehingga menyulitkan aktivitas warga sehari-hari.
Ruas jalan itu merupakan jalur utama masyarakat untuk menuju pusat pemerintahan kecamatan, mengangkut hasil produksi sawit, hingga akses darurat bagi warga yang sakit maupun meninggal dunia.
Tokoh pemuda Desa Senama Nenek, Riced Albert, menyebut kondisi jalan tersebut sudah menjadi keluhan masyarakat selama bertahun-tahun, bahkan hingga kini belum mendapat penanganan maksimal meski sempat dilakukan pengaspalan pada tahun 2023.
“Jalan ini sangat rawan. Ini jalur utama masyarakat. Orang sakit lewat sini, orang meninggal juga melewati jalan ini. Semua aktivitas masyarakat bergantung di jalan ini,” ujar Riced Albert dengan nada kesal, Sabtu (25/4/2026).
Ia menjelaskan, jalan tersebut menjadi jalur utama kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk pengangkut hasil produksi sawit masyarakat. Saat musim hujan, kondisi jalan berubah menjadi lumpur tebal dan sering menyebabkan kendaraan terjebak.
Menurutnya, Dinas PUPR melalui dana rutin seharusnya memprioritaskan penanganan di titik-titik zona ekstrem agar mobilitas masyarakat tidak terus terganggu.
“Prioritaskan dulu titik yang paling parah. Jangan hanya tambal sulam. Sudah hampir lima tahun masyarakat mengeluhkan ini,” katanya.
Riced juga menyoroti ketimpangan pembangunan yang dirasakan masyarakat Senama Nenek. Ia menyebut, daerah tersebut telah memberikan kontribusi besar dari sektor minyak bumi, namun infrastruktur dasar justru masih memprihatinkan.
“Disebutkan bahwa sebanyak 16.747 miliar barel minyak telah diproduksi atau diambil dari mulai tahun 1974, itu hanya dari daerah Senama Nenek saja. Tapi jalan menuju kantor camat seperti ini, tentu masyarakat merasa sangat kecewa,” ungkapnya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Pemerintah Provinsi Riau dapat segera mengambil langkah nyata untuk melakukan perbaikan permanen terhadap jalan provinsi tersebut.
Menurutnya, jalan tersebut bukan hanya soal akses biasa, tetapi merupakan urat nadi perekonomian masyarakat serta jalur penting pelayanan publik di Kecamatan Tapung Hulu.
Masyarakat berharap pemerintah benar-benar hadir dan memberikan perhatian serius agar kondisi jalan tidak terus menjadi penderitaan yang berulang setiap tahun.***


