![]() |
| Mahasiswa KKN UNSIKA foto bersama dengan peserta acara (Foto: dok) |
Karangreja, Bekasi (Teras Kampar) —Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) Desa Karangreja tahun 2026 menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan dan pencegahan stunting, Jumat (23/1/2026) kemarin. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kepala Desa Karangreja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dan diikuti oleh 32 peserta.
Sosialisasi tersebut menyasar ibu hamil, ibu yang memiliki balita, remaja, serta masyarakat umum. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Kegiatan dilaksanakan melalui kerja sama antara Kelompok KKN UNSIKA Desa Karangreja, Pemerintah Desa Karangreja, Puskesmas Desa Karangreja, serta ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
Dalam sosialisasi tersebut, peserta menerima pemaparan materi tentang kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah stunting. Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab.
Selain itu, peserta juga mengikuti demonstrasi pengolahan makanan bergizi, yakni pengolahan ikan menjadi kaldu ikan, yang mendapat antusiasme dari peserta.
Perwakilan Kelompok KKN UNSIKA Desa Karangreja 2026, Rahel Lambok Yohana, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan dampak stunting terhadap tumbuh kembang anak.
“Melalui sosialisasi dan demonstrasi olahan makanan bergizi ini, kami ingin memberikan pemahaman agar stunting dapat dicegah sejak masa kehamilan, bukan hanya ditangani ketika sudah terjadi,” ujar Rahel.
Kegiatan ini dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam menambah pengetahuan tentang pentingnya gizi, kesehatan ibu dan anak, serta peran remaja sebagai calon orang tua di masa depan.
Salah satu peserta, Rumiasih, mengaku memperoleh banyak manfaat dari kegiatan tersebut.
“Saya jadi lebih paham tentang pentingnya menjaga asupan gizi selama hamil dan cara merawat anak agar tumbuh sehat,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Puskesmas Desa Karangreja. Kepala Bidang Program Kesehatan Puskesmas Desa Karangreja, Ropiah, menilai kegiatan tersebut sangat membantu upaya pencegahan stunting di tingkat desa.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat edukasi kesehatan kepada masyarakat secara langsung,” kata Ropiah.
Melalui kegiatan ini, Kelompok KKN UNSIKA Desa Karangreja berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak serta mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk menekan angka stunting dan mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di Desa Karangreja,” ujar Nadila Nuryanti.
Penulis: Mahasiswa KKN UNSIKA Desa Karangreja


