Bupati Kampar Minta Korpri Jadi Rumah Besar Bagi Seluruh ASN
Teraskampar.id - Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., secara resmi meminta Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Kampar untuk menjadi rumah besar dan wadah bersama bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini dinilai sangat krusial dalam memperkuat profesionalisme, meningkatkan kesejahteraan pegawai, serta mengokohkan semangat pengabdian kepada masyarakat luas.
Pernyataan mendalam tersebut disampaikan oleh Bupati Kampar saat memberikan arahan pada acara pelantikan Pengurus Korpri Kabupaten Kampar periode 2025–2030. Acara khidmat ini berlangsung di Balai Bupati Kampar, Bangkinang Kota, pada hari Senin (14/9/2026).
Peran Strategis Korpri Menjawab Persoalan ASN
Dalam pandangannya, Ahmad Yuzar menekankan bahwa Korpri memegang posisi yang sangat strategis di lingkungan Pemerintahan daerah. Oleh karena itu, organisasi ini dituntut harus mampu memberikan perubahan signifikan serta manfaat yang nyata dan dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh anggotanya.
"Jadikan Korpri sebagai rumah besar tempat ASN bernaung. Berikan program-program yang menyentuh kebutuhan anggota, sehingga Korpri benar-benar dirasakan keberadaannya dan mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi ASN," tegas Bupati Ahmad Yuzar di hadapan para pengurus dan tamu undangan.
Poin Utama Pesan Bupati Kampar untuk Korpri
Dalam pengarahannya, Bupati Kampar menyampaikan beberapa poin krusial yang harus menjadi perhatian utama bagi jajaran pengurus Korpri Kampar yang baru dilantik, antara lain:
- Wadah Pengayoman: Menjadikan Korpri sebagai rumah besar yang senantiasa hadir membawa solusi konkret atas berbagai permasalahan para ASN.
- Penguatan Kesejahteraan: Menyusun dan mengeksekusi program kerja nyata yang langsung menyentuh kebutuhan serta kesejahteraan seluruh anggota.
- Peningkatan Kualitas Pelayanan: Mendorong terciptanya birokrasi yang cepat, ramah, efisien, dan profesional bagi masyarakat Kampar.
- Penegakan Integritas: Menolak keras praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta senantiasa menjunjung tinggi kejujuran dan kedisiplinan kerja.
- Persiapan Masa Pensiun: Memberikan pembekalan sosial dan ekonomi agar ASN siap menghadapi purna tugas dengan mandiri dan sejahtera.
Penguatan Integritas dan Bebas KKN
Selain menyoroti peran Korpri sebagai pelindung dan pengayom, Bupati Kampar juga memberikan penekanan khusus pada pentingnya disiplin, integritas, dan profesionalisme tinggi dalam menjalankan tugas-tugas birokrasi sehari-hari. Setiap abdi negara diminta untuk berdiri di garda terdepan dalam menjaga norma-norma kejujuran.
Ahmad Yuzar secara tegas mengimbau seluruh anggota Korpri untuk menjauhi segala bentuk praktik KKN. Menurutnya, fondasi pemerintahan yang kuat berawal dari budaya kerja yang bersih, transparan, profesional, serta berorientasi penuh pada pemberian pelayanan terbaik bagi seluruh warga Kabupaten Kampar.
Nakhoda Baru dan Inovasi Program Korpri Kampar
Dengan jumlah anggota yang sangat besar tersebar di berbagai instansi dan wilayah Kabupaten Kampar, Bupati meyakini Korpri memiliki potensi dan kekuatan luar biasa untuk menjadi motor penggerak utama roda pemerintahan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Masa bakti kepengurusan baru ini kini resmi berada di bawah kepemimpinan Ketua Korpri Kabupaten Kampar, Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si. Bupati berharap kepengurusan anyar ini mampu melanjutkan berbagai program kerja yang telah berjalan baik sebelumnya, sekaligus melahirkan berbagai inovasi baru yang menyentuh langsung aspek sosial dan ekonomi para anggotanya.
Salah satu fokus utama yang disoroti adalah kesiapan para ASN dalam menghadapi masa purna tugas atau pensiun. Korpri diharapkan dapat mempersiapkan para anggotanya secara matang, baik dari segi mental, sosial, maupun ketahanan ekonomi, sehingga masa pensiun dapat dijalani dengan bahagia, sejahtera, dan tetap produktif di tengah masyarakat.
Sumber: Media Center Kabupaten Kampar
Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id