RMTN Kampar Gelar Tawajjuh Akbar Bersama Syekh Muda Rafli
Teraskampar.id - Jemaah pengajian tarekat dari berbagai wilayah Kabupaten Kampar memadati Masjid Pondok Pesantren Islamic Center Al Hidayah, Kecamatan Kampa. Ratusan jemaah hadir untuk mengikuti perhelatan spiritual Tawajjuh Akbar yang diselenggarakan oleh Rabitha Mursyidin Thariqat Naqsyabandiyah (RMTN) Kabupaten Kampar bersempena dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Sabtu (15/8).
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti lokasi acara sejak sore hari. Para jemaah yang datang dari berbagai pengajian tarekat se-Kabupaten Kampar tampak sangat antusias dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan keagamaan ini dengan tertib. Acara akbar tersebut turut menghadirkan penceramah ulama muda berbakat, Syekh Muda Refliyandi Syahfitrah, yang akrab disapa Buya Angku Mudo Rafli.
Hadirkan Penceramah Muda dan Tokoh Agama Kampar
Syekh Muda Refliyandi Syahfitrah merupakan Pimpinan Halaqah Surau Suluk Bustan Al-Salikin Naga Beralih, Kecamatan Kampar Utara. Sosok ulama muda ini dikenal luas oleh masyarakat Kampar karena memiliki jemaah yang sangat banyak di berbagai masjid dan surau di wilayah Kabupaten Kampar.
Dalam agenda Tawajjuh Akbar ini, Syekh Muda Rafli didampingi langsung oleh pimpinan pengurus RMTN Kabupaten Kampar, yaitu Abuya H. Muhammad Abdi, Lc, MA selaku Ketua RMTN Kabupaten Kampar dan Fadli Azmi, Lc, MH selaku Sekretaris RMTN Kabupaten Kampar. Kehadiran para tokoh agama ini semakin menambah kehangatan dan kekhusyukan silaturahmi antar pengikut Thariqat Naqsyabandiyah se-Kabupaten Kampar.
Pentingnya Zikir dan Tawajjuh untuk Memperbaiki Diri
Dalam tausiyah spiritualnya di hadapan jemaah yang memadati ruang masjid, Syekh Muda Rafli menyampaikan pesan mendalam mengenai keutamaan zikir serta pentingnya senantiasa memperbaiki kualitas ibadah. Beliau menekankan bahwa amalan tawajjuh dan zikir bukan sekadar ritual rutin, melainkan sarana efektif untuk mentransformasi diri menjadi pribadi yang lebih baik.
"Dengan tawajjuh, zikir, dan doa, kita berharap ada perubahan sikap dan perilaku pada diri masing-masing dalam kehidupan sehari-hari," tutur Syekh Muda Rafli di hadapan para jemaah.
Lebih lanjut, Buya Angku Mudo Rafli menjelaskan bahwa amalan zikir yang istiqamah mampu membawa kesejukan hati yang jernih, menghindarkan diri dari prasangka buruk, serta menjauhkan rasa dengki antar sesama umat Islam. Ketenangan batin yang didapatkan melalui zikir menjadi fondasi utama dalam membangun kedamaian di tengah masyarakat.
"Mari kita jaga hati kita untuk taat kepada Allah SWT, menuju ke jalan yang benar, jalan yang diridhai Allah SWT," ucap Syekh Muda Rafli sambil melemparkan senyum khasnya yang menyejukkan kepada seluruh jemaah yang hadir.
Makna Tawajjuh Akbar dan Peringatan Maulid Nabi
Pada kesempatan tersebut, Syekh Muda Rafli juga memaparkan secara terperinci mengenai makna penting dari penggabungan Tawajjuh Akbar dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, rangkaian kegiatan keagamaan dan spiritual ini sering kali diselenggarakan secara bersamaan oleh kalangan umat Islam, khususnya tarekat, guna memupuk rasa cinta yang mendalam kepada Rasulullah SAW.
Beliau menerangkan beberapa poin utama terkait pelaksanaan kegiatan keagamaan ini:
- Tawajjuh: Bentuk konsentrasi batin atau pengarahan hati secara bersama-sama kepada Allah SWT yang dipimpin secara langsung oleh mursyid atau ulama tarekat.
- Peringatan Maulid Nabi: Momen istimewa untuk mengekspresikan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi sarana dalam meneladani akhlak mulia Beliau dalam kehidupan sehari-hari.
- Dzikir dan Doa Bersama: Wasilah spiritual untuk mempererat ikatan ukhuwah islamiyah dan memperkuat kecintaan kepada Sang Pencipta serta Rasul-Nya.
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Kampa ini berjalan dengan sangat lancar, aman, dan penuh keberkahan dari awal hingga akhir acara.
Sumber: Media Center Kabupaten Kampar
Ikuti terus berita terbaru di Teraskampar.id