Bupati Kampar Dukung Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak, Ajak Orang Tua Lebih Terlibat dalam Pendidikan
Kampar (Teras Kampar) – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., menunjukkan dukungannya terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak dengan hadir langsung di sekolah untuk mengambil rapor anaknya, Kamis (25/6). Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional yang mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.
Gerakan Ayah Mengambil Rapor merupakan inisiatif Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) untuk meningkatkan keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak sekaligus mengurangi fenomena fatherless atau minimnya peran ayah dalam kehidupan keluarga.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa peran ayah tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi pendamping, motivator, dan teladan dalam proses pendidikan anak.
“Sebagai seorang ayah, saya ingin memberikan contoh bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama. Kehadiran ayah saat mengambil rapor bukan sekadar menerima hasil belajar, tetapi juga menunjukkan perhatian, dukungan, dan kasih sayang kepada anak,” ujar Ahmad Yuzar.
Menurutnya, keterlibatan ayah dalam pendidikan mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak, mulai dari meningkatkan rasa percaya diri, mempererat komunikasi dalam keluarga, hingga memotivasi anak untuk meraih prestasi di sekolah.
Bupati Kampar juga mengajak para ayah di Kabupaten Kampar untuk meluangkan waktu menghadiri berbagai kegiatan penting yang berkaitan dengan pendidikan anak, termasuk saat pembagian rapor maupun kegiatan sekolah lainnya.
“Pendidikan yang sukses lahir dari kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Mari kita hadir sebagai ayah yang tidak hanya memberikan kebutuhan materi, tetapi juga perhatian, dukungan, dan teladan bagi anak-anak kita,” tambahnya.
Melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap semakin banyak ayah berperan aktif dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya generasi Kampar yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045. (Adv)
